TIPS CARA MENGENAL KODE ELKO SMD/SMT KAPASITOR RESISTOR

Tips cara mengenal kode smd/smt kapasitor resistor Komponen elektronik dari waktu ke waktu semakin mengecil saja. Tentu ini merupakan buah dari perkembangan teknologi akhir-akhir ini. SMD adalah singkatan dari Surface Mount Device sedangkan SMT adalah Surface Mount Teknologi. Komponen SMD atau SMT ini dibuat dengan bentuk yang lebih kecil, nilai ukuran komponen yang biasa dicetak dibodi komponen dengan nilai sebenarnya pun dicetak menggunakan kode tertentu. Misalnnya sebuah kapasitor keramik 220pF. Dalam komponen terdahulu akan dicetak dengan angka 221, sedangkan dalam bentuk SMD akan dicetak dengan kode J2

KAPASITOR KERAMIK.
Kode kapasitor keramik SMD terdiri atas satu atau dua huruf dan sebuah angka. Huruf pertama menunjukkan kode pabrik pembuat (misal K untuk Kernet), huruf kedua adalah nilai dan angka adalah pangkat ekspoen (pengganda) nilai kapasitor dalam pF.
Sebagai contoh S3 dalah 4,7nF (4.7 x 10.3 pF) kapasitor dari pabrikan yang tidak diketahui.
Tabel berikut adalah arti kode huruf kapasitor keramik.

ALT

KAPASITOR ELEKTROLIT / ELKO.
Kapasitor elektrolit SMD seringkali sudah menyertakan cetakan nilai dan tegangan kerja, seperti 10 6V yaitu 10uF 6V. Tetapi ada juga yang menggunakan kode, biasa terdiri atas satu huruf diikuti tiga angka dibelakangnya. Huruf menandakan tegangan kerja, angka pertam dan kedua menandakan nilai dalam pF, angka ketiga adalah pangkat. Sebuah tanda atau garis strip menandakan terminal positif (kebalikan dengan komponen biasa, diman yang ada strip adalah terminal negatif).

Contoh, sebuah kapasitor dengan kode A475 maka nilainya adalah 4,7uF 10v.
A = tegangan kerja 10V
475 = 47 x 10.5 pF = 4,7. x 10.6 pF = 4,7uF

Berikut adalah tabel kode kapasitor elektrolit.

ALT

RESISTOR.
Kode resistor SMD biasanya dengan penulisan tiga angka numerik. Cara membaca nilai sama seperti resistor biasa dengan tiga gelang warna.

Resistor presisi 1% akan menggunakan kode empat angka. Tiga angka pertama menunjukkan nilai resistansi dalam ohm. Angka keempat adalah pangkat. Resistor dengan nilai dibawah 10ohm akan ditulis dengan “R” untul menandakan posisi koma desimal.
Pada intinya angka terakhir baik resistor 3 angka maupun 4 angka, angka terakhir digunakan sebagai pengali (pangkat).

Contoh,
Tiga digit angka
330 adalah  33 ohms, bukan 330 ohms
221 adalah 220 ohms
683 adalah 68000 ohms, atau 68kohm
105 adalah 1000000 ohms, atau 1 Mohm
8R2 adalah 8.2 ohms

Empat digit angka
1000 adalah 100  ohms, bukan 1000 ohms
4992 adalah 49900 ohms, atau 49.9 kohm
1623 adalah 162000 ohms, atau 162 kohm
0R56 atau R56 adalah 0.56 ohms
Mengenai komponen SMD yang lainnya akan selalu diupdate dilain kali,cukup sekian.

Posted in Komponen Elektronika and tagged .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *