MENGENAL TEKNOLOGI TV LCD,LED DAN PLASMA

Perkembangan teknologi televisi terus terjadi, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini. Pergeseran teknologi TV di Indonesia sangat terasa 10 tahun terakhir ini. Pada awalnya TV Plasma menjadi lambang status sosial masyarakat berada, kemudian masyarakat kelas menengah menggunakan TV LCD sebagai lambang status sosial mereka, kini sering dengan perkembangan teknologi televisi LED menggantikan semuanya, karena memiliki keunggulan gabungan dari kedua teknologi TV plasma dan LCD. Keunggulan televisi LED inilah yang membuat jenis ini kemudian menjadi televisi favorit masyarakat. Lalu bagaimana sejarah terciptanya teknologi ini? Mari kita sedikit membahasnya.

Perkembangan Awal
Perkenalan manusia terhadap teknologi LCD sebenarnya telah dilakukan ratusan tahun yang lalu. Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid crystals) pada tahun 1888 yang berasal dari kolesterol wortel. Bahan inilah yang menjadi bahan baku pembuatan LCD TV sekarang. Penemuan ini diikuti penemuan Tabung Sinar Katoda (CRT) oleh ilmuwan Jerman, Karl Ferdinand Braun sembilan tahun kemudian. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila terkena sinar. Inilah yang menjadi dasar televisi layar tabung. Meskipun pada saat itu tidak ada yang menyangka, gabungan keduanya menjadi televisi modern di era digital saat ini.

Sebenarnya telah dilakukan serangkaian percobaan yang memakan waktu yang sangat lama oleh para ahli dan perusahaan untuk mengembangkan dan memanfaatkan hasil temuan kedua ahli itu.Pada awalnya masing masing ahli mengembangkan temuan itu secara terpisah dan tidak berhubungan, baru pada tahun 1958 Dr. Glenn Brown, melakukan presentasi ilmiah yang mengemukakan gagasan LCD sebagai display.

Enam tahun sesudahnya malah ditemukan teknologi Televisi Plasma yang tidak berkaitan sama sekali dengan teknologi LCD. Penemunya adalah Donald Bitzer dan Gene Slottow dan penelitian mereka dilanjutkan Larry Weber. Teknologi ini mengembangkan sel tunggal yang berpendar saat dialiri listrik dengan arus tertentu berbeda dengan teknologi LCD yang menggunakan lempengan film tipis berisi cairan kristal. LCD sebagai layar baru benar-benar terwujud tahun 1968 yang dibuat oleh George Heilmeier. Sedangkan tahun 1995 Larry Weber telah benar-benar sukses membuat televisi Plasma berwarna.ALT

Persaingan Pesawat Televisi LCD dan Plasma
Teknologi televisi plasma lebih dahulu hadir, namun dipasaran televisi LCD lebih dahulu menyemarakkan pasar pesawat televisi dunia. TV Plasma pada awalnya menjadi favorit tontonan keluarga berada karena televisi yang menggunakan teknologi ini memiliki beragam kelebihan diantaranya:
1. memiliki kepekatan warna hitam yang tinggi sehingga kontras gambar sangat baik
2. memiliki rasio kontras yang tinggi dapat mencapai 1:2000.000, dengan demikian dapat digunakan pada
layar TV yang besar, karna inilah TV plasma biasanya berukuran diatas 42″
3. refresh rate gambar tinggi dengan demikian gambar tidak mudah terlihat kabur karena proses padam dan
nyala setiap sel plasma sangat cepat.

Televisi Plasma dibuat dengan biaya yang lumayan tinggi sehingga harga jual pun tinggi, namun tetap memiliki skala ekonomis sehingga dapat dikembangkan sebagai produk konsumsi massal. Kelemahan teknologi Plasma adalah penggunaan sel tunggal sebagai sumber pencahayaannya. Setiap warna dibentuk sendiri oleh sel tunggal Plasmanya. Hal ini membuat kerapatan gambar menjadi sangat bergantung kepada jumlah sell plasma pembentuknnya. Hal ini membuat televisi plasma baru terasa nyaman di tonton bila ukuran televisinya besar dan ditonton dari jarak jauh. Televisi Plasma sangat tidak nyaman ditonton bila berukuran kecil apalagi dari jarak dekat. Inilah alasan pesawat televisi yang diproduksi selalu berukuran besar, biasanya 42″ ke atas. Kondisi inilah yang membuat televisi Plasma memiliki harga jual dan bobot lebih tinggi dari pesawat televisi LCD.

Selain memiliki kelebihan TV Plasma juga memiliki kekurangan diantaranya :
1. Gambar diam yang ditampilkan lama akan menimbulkan blur in
2. karena TV Plasma menggunakan Mercuri pada tabungnya maka produk ini kurang ramah lingkungan dan
bahaya bila sel-sel tabungnya pecah.
3. bobotnya lebih berat daripada LCD
4. harganya mahal dan biasanya hanya ada dalam ukuran besar, 42″ ke atas.
5. konsumsi listrik lebih boros daripada LCD

TV LCD sebenarnya dipasarkan lebih dahulu daripada TV Plasma kemudian kalah pamor oleh pendatang baru itu. Kekurangan TV LCD menjadi kelebihan TV Plasma sehingga orang lebih memilih TV Plasma. Selain itu harga jual TV LCD geneasi awal pada ukuran yang sama dengan TV Plasma jauh lebih mahal, padahal kualitas gambarnya jauh dibawah. Kelemahan TV LCD yang paling terasa terletak pada kontras rasio yang rendah. Kepekatan warna hitam layar sangat kurang bahkan cenderung terlihat abu-abu.

Perbedaan dasar antara TV LCD dan Plasma terletak pada platformnya. TV plasma menggunakan panel plasma yang terdiri dari sel tabung plasma independen berisi gas noble dan sedikit mercury. Tabung ini akan memancarkan cahaya saat dialiri listrik. Ketika tabung itu harus menampilkan warna hitam maka masing masing sel mengubah dirinya menjadi gelap. Idependensi sell plasma ini membuat tingkat kontras yang dihasilkan menjadi tinggi. Berbeda dengan teknologi yang diemban LCD.

TV LCD menggunakan kristal cair yang ditampung dalam celah antara panel belakang dan filter warna di panel depan layar TV. Cahaya neon dipancarkan dari belakang melawati kristal cair tadi, tembus kedepan. Filter warna menyaring cahaya neon tadi dan hanya meloloskan warna Merah, Hijau dan Biru (Red, Green Blue / RGB) saja. Hasil saringan inilah yang mnampilkan gambar beraneka warna yang ditampilkan kepada penontonnya. Warna yang ditampilkan TV LCD lebih cerah dan ralistis bila dibanding TV Plasma karena warna yang ditampilkan hasil penyaringan cahaya sehingga lebih natural. Warna TV Plasma berasal dari perubahan embun plasma yang dialiri listrik dengan arus tertentu sehingga banyak faktor penentu kcerahan warna TV Plasma.

Kelemahan yang dimiliki TV LCD adalah tingkat kontras gambar yang dihasilkan. TV LCD sulit membentuk warna hitam sepekat TV Plasma. Warna hitam yang dihasilkan TV LCD cendrung dekat ke warna abu-abu. Hal ini disebabkan proses pembentukan warna hitam dilakukan dengan memadamkan cell LCD padahal mereka tidak bediri sendiri sehingga mereka hanya meredup saja ketika harus menampilkan warna hitam.

Sebagai teknologi TV favorit saat ini TV LED menjadi produk elektronik yang dibuat massal dan efisien.
TV LED merupakan pengembangan teknologi dari LCD. LED sendiri berasal dari Light Emitting Dioda sedangkan LCD berasal dari Liquid Cristal Display. Nah singkatan LED merujuk pada sumber cahaya yang digunakan sedangkan LCD merujuk pada panal layar selektor cahaya.

ALT

TV LED dan LCD berasal dari platform teknologi yang sama. Pembedanya hanyalah sumber cahayanya saja. Lampu Fluorescent yang ada pada TV LCD diganti dengan lampu LED. Penggunaan lampu LED ini membuat TV LED menjadi lebih tipis dan turut serta mengatur intensitas cahaya, terutama saat membntuk warna hitam. Saat harus membentuk warna hitam lampu LED padam sehingga tingkat kepekatannya sama dengan televisi Plasma. Lampu LED yang menempel pada layar TV LED memuat jarak dari sumber cahaya dengan layar semakin kecil, hal ini berdampak pada sudut pandang yang dihasilkan. Sudut pandang TV LED menjadi lebih lebar karena distorsi cahaya menjadi lebih kecil.

4 Responses to “MENGENAL TEKNOLOGI TV LCD,LED DAN PLASMA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *